Top Ad unit 728 × 90

News Ticker

recentposts
[kategori 1][slider][#000000]

Akidah Ahlus Sunnah Tentang Hari Asyuro - Nasihat Habib Umar bin Hafidz



Maka dari itu, perkara tersebut berdiri dengan asasnya..,
Dan apa yang telah mereka pahami, dari perayaan dan peringatan ini yang mana termasuk di dalamnya,
berlalunya para Nabi, berlalunya para sahabat, berlalunya para Ahlul Bait yang suci, berlalunya para pembesar ulama dari umat ini, tidak ada riwayat dalam Al-Quran dan Sunnah Nabi tentang memperbaharui kesedihan atau pun memperbaharui pembalasan dengan Qadha' dan Qadar Allah.., 

itu yang pertama
kemudian pertemuan semua Nabi, semua orang suci, semua orang sholeh, dan termasuk pembesar orang-orang sholeh adalah Sayyidina Husein bin Ali, semoga beliau diridhoi dan diberkahi oleh Allah SWT yang Allah telah mentakdirkan ajal beliau seperti di hari yang akan datang ini yaitu pada Hari Asyura..,dan terbunuh di hari tersebut, semoga beliau diridhoi dan diberkahi oleh Allah SWT,

Sesungguhnya pertemuan mereka semua dengan Allah, adalah paling agungnya hari raya bagi mereka, dan paling besarnya kemuliaan di sisi mereka..,

Adapun jika perayaan tersebut ada maksud yang lain, yang di dalamnya banyak hal Bid'ah..,maka hal itu adalah sesuatu yang menyimpang, melanggar, dan dapat merusak,tidak ada nashnya dalam ayat, atau hadits, atau sunnah, tidak juga perbuatan ulama tidak dalam akidah Ahlul Bait, atau para sahabat, atau orang-orang sholeh umat ini..,

Adapun jika engkau meridhoi terbunuhnya mereka, maka na'udzubillah (semoga Allah menjauhkannya dari pemahaman tersebut)..,dan tidak akan bermanfaat bagi kalian, meski tubuh kalian terpotong-potong, sedangkan kalian meridhoi terbunuhnya Sayyidina Husein kelak akan dibalas di hari kiamat, dan kelak akan dilahap dengan api neraka Allah SWT,
jika kalian meridhoi hal itu, maka tidaklah dosa seseorang ditanggung orang lain, mereka adalah umat yang telah berlalu,mereka akan menerima perbuatan mereka, dan kalian akan menerima perbuatan kalian,

Namun, jika kalian memiliki kecintaan kepada Sayyidina Husein..,maka tirulah jalan beliau dalam diri kalian.., dalam pikiran kalian.., dan dalam muamalah kalian dengan orang mukmin serta hamba Allah..,dan dalam zuhudnya kalian terhadap duniawi.., dengan tangisan kalian di tengah malam.., dengan bersihnya hati kalian dari segala kotoran.., maka inilah kecintaannya, tidak dapat dikenal kecuali dengan hal-hal semacam ini..,dan tidak dapat diraih kecuali dengan hakikat semacam ini..,Semoga Allah meridhoi mereka semua.., dan telah terbunuh Ayah beliau sebelumnya,

Apakah kalian tidak cinta kepada ayahnya (Ayah Sayyidina Husein)?, lalu bagaimana?
dan terbunuhnya terjadi di tanggal 17, dan dibunuh dalam keadaan dholim..,dan pembunuhnya adalah orang paling celaka dari golongan umat terakhir, lebih celaka dari pembunuh Sayyidina Husein..,Pembunuh Sayyidina Ali lebih celaka dari pembunuh Sayyidina Husein.., semuanya adalah orang-orang celaka..,akan tetapi pembunuh Sayyidina Ali lebih celaka dari pembunuh Sayyidina Husein..,

Mengapa kalian sedih kepada satunya tidak kepada yang lain..,
hal itu tidak lain kecuali hawa nafsu..,dan fatanisme, yang mengambil pemahaman dari satu sisi tidak kepada yang lainnya..,
lalu dimanakah Al-Quran? dimanakah petunjuk? dan dimanakah sunnah? dimanakah timbangan syariat tentang apa yang dilakukan..,
apa yang dilakukan oleh Ali bin Husein tentang memperbaiki keadaan yang demikian..,
Apa yang dilakukan oleh Muhammad Baqir..? Apa yang dilakukan oleh Jakfar Shodiq..?
Apa yang dilakukan oleh Musa Al-Kadhzim..?
Apa yang dilakukan oleh..,
Sayyidina Ali Al-Uraidhi..?, Apa yang dilakukan oleh Isa bin Muhammad ayahanda Muhammad bin Ali Al-Uraidhi..? Apa yang dilakukannya...?
Apa yang mereka lakukan tentang hal ini..?

Yang mereka lakukan adalah istiqomah..,Yang mereka lakukan adalah kejujuran.., mereka lakukan bertobat.., yang mereka lakukan yaitu mewariskan sir dan kemuliaan..,dan mewariskan sifat-sifat yang baik..,dan mewariskan akhlak..,mereka melakukan ini semua semenjak dahulu dan dengan jalan seperti itu mereka telah berlalu.., semoga Allah meridhoi mereka semua..,

mereka tidak mengenal tindakan yang mengaku-ngaku cinta seseorang namun mencaci orang lain mereka tidak mengenal tindakan yang mengaku-ngaku cinta seseorang namun mendholimi yang lain, dan meremehkannya mereka tidak menimbulkan perpecahan dan permusuhan antara orang-orang mukmin, dan antara orang-orang muslim

Mereka..., adalah orang yang menjaga persaudaraan seiman Merekalah, orang yang menjaga persaudaraan karena Allah SWT Mereka berbuat baik kepada orang yang berbuat jelek kepada mereka, Mereka berbuat baik kepada orang yang pernah mengganggu mereka, Yang mereka inginkan adalah berbuat baik meskipun kepada orang yang mengganggu mereka, semoga Allah meridhoi mereka semua...


Akidah Ahlus Sunnah Tentang Hari Asyuro - Nasihat Habib Umar bin Hafidz Reviewed by Unknown on 10:04 AM Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by Alwafa Indonesia © 2015

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.